PENGENALAN SENJATA SMR MK-3 KEPADA PRAJURIT YONIF 134/TS

smrDanton Kibant Yonif 134/TS. Lettu Inf HP. Siregar mengenalkan senjata SMR MK3 kaliber 7,62mm kepada prajurit Yonif 134/TS di ajarkan melalui metode tahap pengenalan/ karakteristik senjata dilanjutkan dengan latihan menembak di Lapangan tembak Yonif 134/TS   Sabtu (15/6/2013)

 

 Batam (15/6/2013)    Senapan mesin ringan (SMR)  adalah kategori senapan mesin yang secara umum lebih ringan dari senapan mesin lain pada masanya. Senapan mesin ini dirancang untuk dibawa oleh satu prajurit saja, walau kadang-kadang bersama asisten (sebagai pembawa amunisi cadangan atau pengamat target/spotter). Senapan mesin ringan ditujukan untuk mendukung pasukan tingkat satuan hingga regu, sehingga kerap disebut senapan otomatis regu (squad automatic weapon atau SAW)

Pada awalnya senapan mesin ringan dibuat berdasarkan senapan otomatis, dan menggunakan magazen, misalnya Browning Automatic Rifle, Bren, dan RPK, serta varian-varian dari senapan serbu seperti M16 HBAR atau L86, varian dari senapan serbu standar tentara Inggris L85. Tetapi sekarang senapan mesin ringan modern lebih banyak menggunakan sabuk amunisi, agar bisa menembak untuk waktu yang lama tanpa harus mengisi ulang. Beberapa senapan mesin ringan, seperti FN Minimi, bisa menggunakan keduanya, magazen box dan sabuk amunisi.

 Dalam hal ini Yonif 134/TS mengenalkan senjata SMR MK3 dengan kaliber 7,62mm kepada prajurit Yonif 134/TS, pengenalan senjata ini di ajarkan oleh koordinator latihan oleh Danton Kibant Yonif 134/TS. Lettu Inf HP.Siregar melalui metode tahap pengenalan/karakteristik senjata, kemudian diikuti tehnik bongkar pasang senjata, cara menembak dan dilanjutkan dengan latihan menembak di Lapangan tembak Yonif 134/TS. hal ini diberikan kepada para prajurit yang memegang sesuai dengan fungsinya, dengan tujuan mampu dan dapat menggunakan dan menguasai senjata ini dengan baik dimedan latihan ataupun dimedan pertempuran nantinya. (penrem033wp)

About these ads

Komentar ditutup.