Monthly Archives: Januari 2011

RUSUNAWA, SOLUSI PERUMAHAN BAGI PRAJURIT KOREM 033/WP


Tinjau lokasi Rusunawa untuk prajurit Korem 033/WP

Persoalan perumahan memang merupakan salah satu permasalahan bagi prajurit, terbatasnya fasilitas rumah dinas yang tersedia membuat  sebagian prajurit harus mengontrak rumah yang tentunya akan mengeluarkan tambahan biaya dan pada akhirnya akan mempengaruhi penghasilan prajurit, untuk itu upaya pemerintah lewat Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera) bekerja sama dengan pihak Kodam I/BB membuat Rumah Susun Sewa bagi prajurit Korem 033/WP adalah suatu khabar gembira dan sekaligus merupkan solusi yang baik.

Terkait dengan hal itu Bapak Rinza Ekoyanto dari Kemenpera Jakarta, didampingi Danrem 033/WP Kolonel Czi Zainal Arifin, Aslog Kasdam I/BB Kolonel Arm Broto Kuncahyo, dan pejabat terkait dari Pemprov Kepri bersama-sama meninjau lokasi lahan yang nantinya akan dibangun Rusunawa bagi prajurit Korem 033/WP di Sei Timun Senggarang Tpi (29/1).

Dari informasi diterima, rencana pembangunan Rusunawa tersebut akan dibangun pada tahun ini juga dan diharapkan akan rampung secepatnya sehingga dapat langsung dinikmati prajurit. Rusunawa tersebut diharapkan dapat menjadi solusi bagi persoalan perumahan prajurit yang serba terbatas ini, dibanding harus mengontrak diluar dengan biaya yang relatif tinggi, tinggal dirusunawa tentu lebih baik lebih irit biaya, fasilitas kamar dan ruangan juga memadai dan lebih layak untuk keluarga. Mamfaat positif lain dari Rusunawa ini tentu ada diantaranya efektifitas dalam mengkonsolidasikan prajurit secara cepat dan tepat.

KOREM 033/WP TERIMA KUNJUNGAN KERJA TIM KEMENKO POLHUKAM


Dalam rangka pemantapan koordinasi Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) khususnya yangberada di Kepulauan Riau, Kemenko Polhukam  mengirimkan  timnya untuk berkunjung ke Korem 033/WP dalam rangka mendapatkan informasi terkini mengenai pengembangan dan penguatan OMS dimaksud (28/1).

Tim yang dipimpin Dra Hesti Widia Widiarni bersama Kolonel Arm Teddy lansung disambut dan terima Kasrem 033/WP Letkol Inf Bayu Haritomo didampingi beberapa staf, selanjutnya kepada tim menjelaskan beberapa informasi penting menyangkut keberadaan beberapa OMS yang ada di wilayah Korem 033/WP, termasuk juga memberikan gambaran tentang keberadaan satuan ini secara umum.

Sebelum ke Korem 033/WP, tim dari Kemenko Polhukam ini juga mengunjungi Polda Kepri, Kesbangpol Provinsi Kepri dengan tujuan yang sama. Tim mengucapkan terima kasih atas penerimaan maupun informasi yang diberikan yang nantinya sangat berguna dalam penentuan kebijakan terkait dengan bidang Polhukam. Setelah kegiatan shalat jumat dan makan siang tim kembali bertolak ke Batam menuju Jakarta.

PAKUMREM 033/WP : PRAJURIT YONIF 134 HARUS MELEK HUKUM


 

Pakumrem 033/WP Mayor Chk Khairuman SH

Perkembangan yang terus berubah apalagi trend masa sekarang yang selalu mengedepankan hukum, seharusnya ini harus menjadi perhatian serius oleh setiap prajurit dalam berbagai tingkatan, jangan sampai karena ketidaktahuan kita, kita malah terjerat pada persoalan hukum yang bisa merugikan diri sendiri, satuan dan lembaga TNI,  jadi prajurit harus melek hukum ucap Pakumrem 033/WP Mayor Chk Khairuman saat memberikan penyuluhan hukum tentang Humaniter dan HAM kepada prajurit Yonif 134/TS di Batam, Selasa (25/1).

Lebih jauh Pakumrem menjelaskan, keterkaitan dengan hukum Humaniter dan Ham, bahwa dalam sebuah perang tidak diizinkan memakai cara-cara di luar keperikemanusiaan, ada norma-norma yang mengatur mana yang boleh dilakukan dan mana yang dilarang dalam perang. Kalau ini terlanggar yang bersangkutan tentu akan dicap sebagai pelanggar hukum humaniter dan Ham yang pantas di adili karena melakukan kejahatan perang.

Untuk itu dalam kesempatan itu, Pakum memberikan beberapa informasi penting tentang pedoman apabila prajurit satuan tempur khususnya dalam tugas operasi, ketentuan hukum humaniter dan Ham  ini harus mutlak dimiliki agar prajurit jangan salah langkah dalam bertindak dilapangan, namun bukan berarti ini membuat kita ragu, tapi justru inimemberi payung hukum yang jelas agar ini dapat menjadi pegangan kita apabila ada yang mempersoalkan, ungkap Pakumrem.

MINGGU MILITER SAATNYA UNTUK BEROLAH YUDHA DAN FISIK


Lari jalan prajurit Korem 033/WP

Minggu militer yang menjadi agenda wajib bagi setiap prajurit TNI AD tidak disia-siakan oleh prajurit Korem 033/WP dalam memelihara kemampuan militernya baik dalam berolah yudha maupun berolah fisik, seperti yang dilakukan hari ini (28/1) denganmengelar lari jalan menenteng senjata sejauh 15 km.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan dan pemiliharaan fisik prajurit agar tetap terpelihara fisiknya, karena disadari fisik yang terganggu tentu pada akhirnya akan mengganggu kegiatan yang lain, untuk itulah kita selalu mengingatkan prajurit Korem 033/WP jangan malas menjaga fisik salah satu dengan melatih fisik dengan olah oramil maupun oraum, ucap Kajasrem Kapten Arm Bambang Binartoko.

Sepanjang perjalanan terlihat prajurit semangat dan pada etape pertama diwilayah Batu 15 Gesek yang juga merupakan tempat pembangunan perumahan prajurit lewat KPR BTNprajurit melakukan istirahat sejenak kemudian melanjutkan kembali ke Makorem 033/WP,menjelang sampai finish hujan menguyur deras yang justru membuat prajurit  semakin berlari kencang.

TINGKATKAN KEMAMPUAN, KODIM 0315/BINTAN LATIHAN RENANG PRAJURIT


Renang tingkatkan kemampuan

Walaupun tidak disatuan tempur lagi, bukan berarti kemampuan dasar prajurit salah satunya renang (militer) menjadi tidak berlaku, selagi masih menjadi prajurit aktif kemampuan dasar tersebut tidak boleh hilang, tegas Dandim 0315/Bintan saat menyemangati anak buahnya berlatih renang dasar di Kolam Renang Pinang Merah Tanjungpinang (25/1).

Untuk tahap awal sebagai penyegaran dilatihkan dulu renang dasar, sambil melihat kemampuan yang dipunyai prajurit, bagi yang masih kurang mampu nantinya akan dilatihkan secara khusus, sementara yang sudah mampu secara bertahap akan ditingkatkan kemampuannya dengan renang militer, ungkap Pasiops Dim 0315/Bintan Kapten Inf Totok.

Hampir seluruh prajurit Kodim yang bermarkas di Tanjungpinang ini ikut kegiatan ini yang memang diakui salah satu prajuritnya masalah renang ini jarang terlaksana mengingat waktu dan kesibukan tugas, kemudian prasarana yang belum ada, mumpung ada medianya apa lagi ayo berlatih renang encik dan puan-puan semue.

DANREM 033/WP : JANGAN BIARKAN KOMANDAN BEKERJA SENDIRI


Perwira diruang kerja Danrem 033/WP

Persoalan yang terus dan selalu ada harus membuat seluruh perwira bisa memberikan solusi jangan biarkan komandan hanya bekerja sendiri dalam menyelesaikan setiap persoalan, tegas Danrem 033/WP Kolonel Czi Zainal Arifin saat mengumpulkan seluruh perwira diruang kerjanya di Makorem 033/WP Tanjungpinang (24/1).

Lebih jauh Danrem menegaskan bahwa satuan ini semakin hari harus meningkat kualitas dan kemampuannya, kita harus bisa mengejar segala ketertinggalan dengan selalu bekerja maksimal dan tulus. Kembangkan cara berpikir positif dan konstruktif demi kemajuan satuan, jangan berhenti untuk berkreasi dan berinovasi sepanjang itu baik untuk satuan ini, ucap Danrem.

Dalam acara tersebut hadir Kasrem 033/WP dan seluruh perwira terkait dalam bidang masing-masing menyampaikan informasi dan masukan yang kemudian dibahas dalam acara kumpul perwira tersebut.  Danrem menambah segala kekurangan hendaknya segera ditutupi dan jangan terjadi lagi pada tahun ini, lakukan pengawasan dan evaluasi terhadap apa yang dilakukan.

KODIM 0316/BATAM PEDULI MENTAWAI


Bantuan Masyarakat dan warga Kodim 0316/Batam untuk Mentawai

Sebagai wujud kepedulian TNI terhadap saudara-saudaranya yang menjadi korban bencana Tsunami di Mentawai, Kodim 0316/Batam mendirikan Posko Peduli Bencana Mentawai di kantor Makodim 0316/Batam. Kegiatan ini dilaksanakan selain sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap korban bencana alam Tsunami juga dimaksudkan untuk membantu meringankan beban penderitaan yang dialami oleh masyarakat yang menjadi korban bencana alam Tsunami Mentawai.

Dari hasil kegiatan yang dilaksanakan tersebut berhasil dikumpulkan bantuan dariKeluarga Besar Kodim 0316/Batam dan masyarakat Kota Batam berupa bahan makanan pokok yaitu : beras 68 karung, indomie 170 kotak, air mineral 9 kotak, biscuit 5 kotak, obat-obatan 1 kotak, susu kaleng 1 kotak, pakaian bekas 94 kotak dan 49 karung, pakaian dalam wanita 2 kotak (baru), pembalut wanita 2 kotak (baru), dan uang tunai sebesar Rp. 20.745.800,- ditambah 10 Ringgit Malaysia.

Bantuan yang telah terkumpul tadi selanjutnya diserahkan langsung oleh Dandim 0316/Batam melalui Kasdim 0316/Batam Mayor Arh Hary Sassono Utomo kepada Dinas Sosial Kota Batam dan TAGANA (Taruna Siaga Bencana) yang diwakili oleh Bapak Nur Arifin Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial untuk segera disalurkan kepada korban bencanaTsunami Mentawai.

Dan dalam kesempatan itu Dandim 0316/Batam menyampaikan pesan yang disampaikan oleh Kasdim 0316/Batam bahwa “Semua bantuan yang telah diserahkan tersebut adalah merupakan wujud kepedulian Kodim 0316/batam dan masyarakat Kota Batam terhadap saudara-saudaranya yang saat ini sedang tertimpa bencana Tsunami di daerah Mentawai sehingga diharapkan dengan adanya bantuan tersebut hal ini dapat meringankan beban korban yang terkena bencana tsunami”.

 

PELAKSANAAN REVITALISASI PROGRAM KB KES MELALUI BHAKSOS KERJA SAMA BKKBN DENGAN TNI DI WILAYAH KODIM 0316/BATAM


Danrem 033/WP saat acara TMKK di Batam

Dalam rangka mewujudkan Kesehatan Masyarakat Kota Batam, Kodim0316/Batam bekerja sama dengan BKKBN Propinsi Kepri melaksanakan program KB Kes melalui Bhaksos yang bertujuan untuk mendorong kemandirian masyarakat agar selalu sehat, memelihara dan meningkatkan pelayanan kesehatan bermutu, merata dan terjangkau sehingga ke depan dapat tercipta kesehatan yang baik di seluruh lingkungan masyarakat.

Kodim 0316/Batam merupakan bagian dari masyarakat mempunyai kewajiban mendukung kegiatan Pemerintah Kota Batam dalam rangka pencapaian Visi dan Misi serta ikut bertanggung jawab dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur dengan melaksanakan Program KB Kes secara berkelanjutan, terpadu dan terkoordinir.

Acara pembukaan pelaksanaan Revitalisasi Program KB Kes melalui Bhaksos kerjasama antara BKKBN dengan TNI yang ke 24 pada tanggal 15 Juli 2010 bertempat dilapangan Sepak Bola Genta I Batu Aji dibuka oleh Danrem 033/Wira Pratama Kolonel Czi Zaenal Arifin S.IP yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Terwujudnya kesadaran masyarakat untuk menekan angka kelahiran berpengaruh terhadap angka pertumbuhan populasi penduduk di wilayah propinsi Kepri pada umumnya dan di wilayah Batam pada khususnya”. Dan pada kesempatan lain, Dandim 0316/Batam Letkol Infantri Hartono, S.IP juga menyampaikan tentang perlunya peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya keluarga kecil sejahtera dan kesehatan lingkungan bagi masa depan generasipenerus bangsa. Kegiatan ini mendapat apresiasi yang cukup tinggi dari masyarakat Kota Batam, Hal ini terbukti dengan antusiasme masyarakat untuk datang di lokasi pelaksanaan Revitalisasi Program KB Kes yang setiap bulannya dilaksanakan di beberapa wilayah Kota Batam dengan tingkat kehadiran masyarakat yang semakin banyak jumlahnya.

Diharapkan untuk kedepan kegiatan ini perlu ditingkatkan pelaksanaannya dalam rangkamewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat dan sebagai wujud peran serta TNI dalam mendukung program pemerintah untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

BERFIKIR MAKA AKU ADA


Berpikir dan terus berpikir

Baca lebih lanjut

KODIM 0316/BATAM GELAR LATIHAN RENANG


Prajurit Kodim 0316/Batam latih kemampuan renang

Kodim 0316/Batam merupakan satuan dibawah Korem 033/Wira Pratama yang berada di wilayah propinsi Kepulauan Riau yang luas wilayahnya hampir 95% adalah lautan. Di wilayah Kodim 0316/Batam sendiri terdapat 4 pulau terluar yang menjadi dasar garis batas wilayah dengan negara tetangga yaitu Singapura dan Malaysia. Dan hal ini menjadi tugas pokok Kodim 0316/Batam dalam mempertahankan wilayah guna mendukung tugas pokok TNI yaitu mempertahankan dan menegakkan kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dihadapkan dengan kondisi tersebut maka kemampuan berenang adalah merupakan salah satu tuntutan yang harus dimiliki oleh anggota Kodim 0316/Batam dalam rangka mendukung tugas pokok satuan. Dan untuk mewujudkan kemampuan tersebut maka Kodim 0316/Batam menyelenggarakan latihan renang bagi seluruh anggota secara bertahap, bertingkat dan berlanjut.

Latihan ini masuk dalam program latihan dalam satuan yang diselenggarakan secara rutin dengan mendapatkan ilmu kepelatihan dari personel  Kodim yang telah memiliki kualifikasi berenang. Terkait dengan pentingnya latihan  Komandan Kodim 0316/Batam Letkol Inf Hartono S.IP pada saat Jam Komandan yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 17 Januari 2011 setelah Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih.,  menyampaikan bahwa Latihan yang dilakukan ini  merupakan upaya peningkatan profesionalisme prajurit  sejalan dengan perhatian negara  dengan adanya pemberian tunjangan kinerja  kepada prajurit termasuk juga seluruh anggota Kodim 0316/Batam”.

Diharapkan seluruh anggota Kodim 0316/Batam memiliki kemampuan berenang yang menjadi modal dalam rangka mendukung tugas pokok satuan dan tugas pokok TNI dalam mempertahankan dan menegakkan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

KAJASREM 033/WP : TIDAK INGIN RENANG MENJADI MOMOK YANG MENAKUTKAN


 

Prajurit Korem 033/WP berlatih renang

Hidup dan bertugas diwilayah kepulauan seperi di Propinsi Kepri adalah suatu yang naifapalagi bagi prajurit kalau tidak mampu berenang, berangkat dari pemikiran itulah maka pada tiap selasa seperti sekarang (18/1) Jasrem 033/WP mengagendakan program wajib berenang bagi prajurit Korem 033/WP.

Menurut Kajasrem Kapten Arm Bambang Binartoko, kegiatan ini adalah bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kualitas kemampuan prajurit, kita tidak ingin seolah-olah masalah berenang ini menjadi momok yang mengkuatirkan bagi prajurit, sepanjang mereka rutin berlatih pasti kemampuan renang tersebut dapat dikuasai, untuk itu kesempatan dan peluang yang ada ini hendaknya dimamfaatkan apalagi yang masih punya keinginan untuk sekolah ucap Kajasrem.

Dalam program wajib renang ini, Jasrem memakai dua kolam renang milik umum yakni di Hanaria dan di Pinang Merah Tanjung pinang pada pagi hari supaya juga tidak mengangguaktivitas mereka juga. Fokus pelatihan tetap kita arahkan pada renang dasar terlebih dahulu teruma bagi yang belum merasa mampu kemudian nantinya berlanjut kepada materi renang militer  tambah Kajasrem.

PRAJURIT KOREM 033/WP TANAMI BIBIT TRAMBESI DI DANAU SENGGARANG


Bibit Trambesi menghiasi Danau

Danau Senggarang yang berjarak 100 meter dekat dengan Makorem 033/WP tentunyaSenggrangkeberadaan danau seluas dua kali lapangan sepak bola ini perlu dijaga ekosistem dan keberagaman hayati yang hidup di Danau tersebut, apalagi danau ini menjadi sumber air bagi masyarakat termasuk warga Korem.

Untuk itu Danrem 033/WP Kolonel Czi Zainal arifin sebagai wujud nyata untuk pedulidengan lingkungan hidup maka Danrem memerintahkan anak buahnya untuk menanami sekitar Danau Senggarang dengan bibit pohon salah satunya dengan pohon trambesi yang diyakini akan bisa tumbuh dan bagus untuk penghijauan termasuk menciptakan udara yang sejuk nantinya.

Semenjak penanaman bibit trambesi beberapahari yang lalu, untuk sementara sudah ternanami 60 pohon yang dijejer disekitar danau, khususnya pinggiran jalan umum disekitar danau.Diharapkan apa yang kita rintis ini, pada masa depan paling tidak akan menjadi sumbangsih Korem 033/WP untuk menyiapkan lingkungan hidup yang masih terjaga dan bermamfaat penting bagi anak cucu kita, ucap Danrem.

Rencananya program penanaman pohon ini akan tetap terus berlanjut dan juga merupakan partipasi Korem dalam menyukseskan program menanam 1 milyar Pohon yang telah dicanang pemerintah.

JASREM 033/WP TARGETKAN 2011 SEMUA PRAJURIT BISA RENANG


Latihan renang prajurit Korem 033/WP

Ketika ada kegiatan renang, memang ada momok bagi sebagian prajurit karena menyadari dirinya tidak mampu renang sehingga banyak yang tidak percaya diri, atau takut tenggelam, sebenarnya ini tidak perlu terjadi dan ini bisa diatasi asalkan prajurit mau untuk belajar dan berlatih, ucap Kajasrem 033/WP Kapten Arm Bambang Binartoko saat memberikan masukan kepada prajurit yang berlatih renang di Kolam Hanaria Tanjungpinang (4/1).

Jasrem 033/WP dalam targetnya memasuki awal tahun 2011 ini bahwa tidak ada lagi prajurit Korem 033/WP yang tidak mampu berenang pada tahun 2011 ini, semuanya minimal sudah menguasai dan mampu renang tingkat dasar, dan selanjutnya kita juga merencanakan renang militer juga sudah dikuasai prajurit yang bertugas diwilayah Kepulauan Riau ini dimana 96 % nya adalah laut, sehingga sangat masuk akal kalau kita wajibkan bisa berenang.

Hanya saja menurut Kajasrem 033/WP sarana dan prasarana yang minim dalam berlatih adalah salah satu kendala, untuk itu kedepan kita akan coba mamfaatkan wilayah pantai yang sudah di Dam untuk menjadi dermaga kapal sebagai alternatif untuk melatih kemampuan renang prajurit Korem 033/WP, sebab menurutnya dermaga tersebut hampir mirip dengan kolam renang dan airnya tenang.

KASREM 033/WP IKUT LATIH KEMAMPUAN RENANG MILITER PRAJURIT YONIF 134/TS


Kasrem 033/WP memperagakan cara pembawaan senjata

Sebagai bentuk kepedulian dan rasa bertanggung jawab seorang pimpinan terhadap satuannya terutama menyangkut kemampuan prajurit apakah memenuhi standar yang diharapkan sebagai prajurit profesional terutama pada kemampuan dasar yang harus dipunyai prajurit, maka Kasrem 033/WP Letkol Inf Bayu Haritomo ikut terjung lansung melatih prajurit Yonif 134/Tuah Sakti untuk materi renang militer di Pantai Sangrila Batam (3/1).

Menurut Kasrem 033/WP sebagai prajurit yang bertugas diwilayah kepulauan seperti di Kepri ini, mutlak harus dipunyai oleh prajurit Yonif 134/TS hal ini terkait dengan mobilitas pasukan maupun pergeseran pasukan banyak mengunakan laut, agak naif kalau seorang prajurit tempur tidak bisa berenang militer, untuk itulah menurut orang kedua di Korem 033/WP ini agar prajuritnya dapat melatih diri dengan memamfaatkan waktu dan progaram yang telah dibuat satuan, bagi yang belum merasa mampu segera belajar dan berlatih, jangan sampai ini menjadi penghambat tugas pokok, tegas Kasrem.

Dalam kesempatan itu, Kasrem menjelaskan secara singkat dan langsung praktek tentang tehnik renang militer yang benar dan bagaimana cara mengatur nafas agar titik kelalapan atau kehabisan tenaga, semua harus tenang jangan panik itu kuncinya kata Kasrem meyakinkan prajurit Yonif 134/TS. Danyonif 134/TS Letkol Inf Jimmy Watuseke juga ikut dalam kegiatan tersebut sebagai contoh peraga renang militer, secara tidak lansung mengatakan Danyon saja bisa renang masa anak buah tidak bisa, kalau begitu ayo berlatih renang biar tidak tengelam, dan ini juga konon katanya berguna untuk sekolah, tidak percaya buktikan saja.