Daily Archives: 28 Januari 2011

KOREM 033/WP TERIMA KUNJUNGAN KERJA TIM KEMENKO POLHUKAM


Dalam rangka pemantapan koordinasi Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) khususnya yangberada di Kepulauan Riau, Kemenko Polhukam  mengirimkan  timnya untuk berkunjung ke Korem 033/WP dalam rangka mendapatkan informasi terkini mengenai pengembangan dan penguatan OMS dimaksud (28/1).

Tim yang dipimpin Dra Hesti Widia Widiarni bersama Kolonel Arm Teddy lansung disambut dan terima Kasrem 033/WP Letkol Inf Bayu Haritomo didampingi beberapa staf, selanjutnya kepada tim menjelaskan beberapa informasi penting menyangkut keberadaan beberapa OMS yang ada di wilayah Korem 033/WP, termasuk juga memberikan gambaran tentang keberadaan satuan ini secara umum.

Sebelum ke Korem 033/WP, tim dari Kemenko Polhukam ini juga mengunjungi Polda Kepri, Kesbangpol Provinsi Kepri dengan tujuan yang sama. Tim mengucapkan terima kasih atas penerimaan maupun informasi yang diberikan yang nantinya sangat berguna dalam penentuan kebijakan terkait dengan bidang Polhukam. Setelah kegiatan shalat jumat dan makan siang tim kembali bertolak ke Batam menuju Jakarta.

Iklan

PAKUMREM 033/WP : PRAJURIT YONIF 134 HARUS MELEK HUKUM


 

Pakumrem 033/WP Mayor Chk Khairuman SH

Perkembangan yang terus berubah apalagi trend masa sekarang yang selalu mengedepankan hukum, seharusnya ini harus menjadi perhatian serius oleh setiap prajurit dalam berbagai tingkatan, jangan sampai karena ketidaktahuan kita, kita malah terjerat pada persoalan hukum yang bisa merugikan diri sendiri, satuan dan lembaga TNI,  jadi prajurit harus melek hukum ucap Pakumrem 033/WP Mayor Chk Khairuman saat memberikan penyuluhan hukum tentang Humaniter dan HAM kepada prajurit Yonif 134/TS di Batam, Selasa (25/1).

Lebih jauh Pakumrem menjelaskan, keterkaitan dengan hukum Humaniter dan Ham, bahwa dalam sebuah perang tidak diizinkan memakai cara-cara di luar keperikemanusiaan, ada norma-norma yang mengatur mana yang boleh dilakukan dan mana yang dilarang dalam perang. Kalau ini terlanggar yang bersangkutan tentu akan dicap sebagai pelanggar hukum humaniter dan Ham yang pantas di adili karena melakukan kejahatan perang.

Untuk itu dalam kesempatan itu, Pakum memberikan beberapa informasi penting tentang pedoman apabila prajurit satuan tempur khususnya dalam tugas operasi, ketentuan hukum humaniter dan Ham  ini harus mutlak dimiliki agar prajurit jangan salah langkah dalam bertindak dilapangan, namun bukan berarti ini membuat kita ragu, tapi justru inimemberi payung hukum yang jelas agar ini dapat menjadi pegangan kita apabila ada yang mempersoalkan, ungkap Pakumrem.

MINGGU MILITER SAATNYA UNTUK BEROLAH YUDHA DAN FISIK


Lari jalan prajurit Korem 033/WP

Minggu militer yang menjadi agenda wajib bagi setiap prajurit TNI AD tidak disia-siakan oleh prajurit Korem 033/WP dalam memelihara kemampuan militernya baik dalam berolah yudha maupun berolah fisik, seperti yang dilakukan hari ini (28/1) denganmengelar lari jalan menenteng senjata sejauh 15 km.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan dan pemiliharaan fisik prajurit agar tetap terpelihara fisiknya, karena disadari fisik yang terganggu tentu pada akhirnya akan mengganggu kegiatan yang lain, untuk itulah kita selalu mengingatkan prajurit Korem 033/WP jangan malas menjaga fisik salah satu dengan melatih fisik dengan olah oramil maupun oraum, ucap Kajasrem Kapten Arm Bambang Binartoko.

Sepanjang perjalanan terlihat prajurit semangat dan pada etape pertama diwilayah Batu 15 Gesek yang juga merupakan tempat pembangunan perumahan prajurit lewat KPR BTNprajurit melakukan istirahat sejenak kemudian melanjutkan kembali ke Makorem 033/WP,menjelang sampai finish hujan menguyur deras yang justru membuat prajurit  semakin berlari kencang.