UPACARA BENDERA 17 AN KOREM 033/WIRA PRATAMA TANGGAL 18 MARET 2013

upc 18 maret 2013

Upacara pengibaran bendera yang  secara rutin dilaksanakan pada tanggal 17   setiap bulannya  memiliki makna penting, sebagai upaya untuk mengingatkan Prajurit dan PNS pada romantisme dan heroisme  perjuangan para generasi pendahulu, yang telah melahirkan NKRI  pada 17 agustus 1945, sehingga memotivasi kita untuk terus mengisi kemerdekaan melalui pembangunan Nasional. disamping itu juga sebagai sarana Komando guna menjalin komunikasi antara pimpinan, staf dan anggota agar setiap kebijakan, instruksi, petunjuk dan informasi dapat mengalir dan dipahami secara seksama.

            Pada pelaksanaan upacara kali ini sebagai Irup adalah Kasilogrem 033/WP  Letkol Inf Isdon Handoko.  Irup membacakan amanat Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewijk F. Paulus  tentang beberapa penekanan dan arahan termasuk informasi bantuan Alutsista TNI AD berupa 4 unit Panser APS-2 Anoa, 6 unit Kendaraan Reo Penarik Meriam 105 KM 250, 1 unit Ambulance Strada Triton dan 1 unit Kendaraan Jeep Toyota Fortuner yang baru-baru ini diterima oleh Kodam I/BB. yang digunakan untuk mendukung Tugas sehari-hari Kodam I/BB.. Kehadiran Anoa ini tentu bukan sekedar untuk pasang aksi tebar pesona, namun kehadiran Anoa di tengah peningkatan kemampuan Alutsista TNI menjadi obat rasa dahaga bagi Kodam I/Bukit Barisan yang sejak lama memang telah mendambakan hadirnya sebuah ranpur buatan lokal yang spesifikasi dan konstruksinya cocok dengan postur tubuh dan kebiasaan prajurit TNI AD demikian amanat Pangdam I/BB.

               Sebelum mengakhiri amanat tersebut, Pangdam I/BB  memberikan beberapa atensi sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas, sebagai berikut :

Pertama, pelihara  keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai landasan moral dan etika dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kedua, laksanakan tugas dan fungsi masing-masing dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab agar tercapai pelaksanaan tugas pokok dengan berhasil, serta setiap Dansat mempercepat Proses penindakan hukum, disiplin dan tata tertip terhadap para prajurit yang melakukan pelanggaran untuk tegaknya Kumplintatib dijajaran Kodam I/Bukit Barisan.

Ketiga, jaga dan tingkatkan kebersamaan serta koordinasi yang intens antara TNI dan Polri serta Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum, disiplin dan tata tertib sebagai wujud keteladanan bagi masyarakat dan prajurit TNI.

               Setelah melaksanakan upacara dilanjutkan latihan Parade dan Defile di depan Makorem 033/Wira Pratama yang rutin dilaksanakan setelah kegiatan upacara untuk selalu mengingat tentang Peraturan Militer Dasar  dimana Komandan Defile nya adalah Kapten Inf Palgunadi > penrem033wp

Iklan

Komentar ditutup.