Korem 033/Wira Pratama Memperingati Hari Lahirnya Pancasila

Presentation1

Korem 033/WP, Rabu, 01/06, Korem 033/Wira Pratama memperingati Hari Lahir Pancasila yang telah ditetapkan pemerintah RI pada tanggal 1 Juni. Pelaksanaan upacara Hari Lahir Pancasila tersebut di pimpin Kasrem 033/Wira Pratama Kolonel Inf Faharuddin yang dilaksanakan di lapangan Upacara Makorem 033/WP dengan Hikmat, Sebagai Irup Kasrem 033/Wira Pratama membacakan Amanat Panglima TNI yang menyampaikan bahwa Pancasila yang kita pahami saat ini sebelum lahir telah melalui proses perumusan dari kurun waktu 29 Mei 1945 sampai dengan 1 Juni 1945 dimana tiga tokoh nasional yaitu Muhamad Yamin, Mr. Soepomo, dan Ir. Sukarno, yang tergabung dalam Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) mencoba mengusulkan masukan-masukan tentang dasar negara apabila bangsa Indonesia telah merdeka lepas dari penjajahan. Gagasan Bung Karno tentang Dasar Negara yang disampaikan di depan sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 1 Juni 1945 (oleh Ir. Sukarno diberi nama Pancasila) menjadi titik awal bahwa Pancasila diakui sebagai dasar dan ideologi negara sehingga tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari kelahiran Pancasila. Proses penyempurnaan terus dilakukan tanggal 22 Juni 1945 Panitia Semilan berhasil merumuskan rancangan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang kemudian disebut dengan Piagam Jakarta (Jakarta Charter). Setelah melalui beberapa penyempurnaan isi dari Piagam Jakarta kemudian satu hari setelah hari kemerdekaan Republik Indonesia yakni tanggal 18 Agustus 1945 Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengesahkan dan menetapkan pembukaan dan Batang Tubuh UUD 1945 terkandung didalamnya Pancasila sebagai dasar negara. Makna luhur yang bisa kita ambil sebagai bahan pelajaran dari proses tersebut antara lain :

Pertama, kita sebagai generasi penerus perlu menaruh rasa hormat dan bangga terhadap para pendahulu pendiri bangsa terutama yang tergabung dalam PPKI telah mengemban tugas mulia yang diembankan dimana telah meletakkan dasar-dasar ketatanegaraan yang kuat bagi negara Indonesia yang kala itu baru saja berdiri namun hasil dan manfaat yang dirasakan teramat besar bagi bangsa Indonesia sampai saat ini.

Kedua, secara otomatis sejak 18 Agustus 1945 setelah disyahkannya Pancasila sebagai dasar negara, kita telah memiliki sumber dan dasar hukum bagi segala hukum dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

Ketiga, kita bisa menerima bahwa dalam perumusan dan penyusunan Pancasila kenyataannya diwarnai tarik menarik berbagai kepentinga, tetapi para pendahulu pendiri bangsa ini telah menunjukan ketauladannya kepada kita semua bahwa dengan semangat persatuan dan kesatuan dengan dilandasi rasa mementingkan kepentingan umum bisa mengalahkan kepentingan pribadi dan kelompok. Kondisi seperti ini sudah jarang dijumpai pada saat kekinian.

Pancasila sebagai ideology dan dasar negara dalam perjalanan telah mengalami berbagai gangguan, cobaan dan rintangan, namun Pancasila tetap kokoh, hadir, melekat dan menyatu dalam kehidupan warga negara Indonesia karena memang Pancasila adalah karakter dan kepribadian bangsa Indonesia. Kita akan terus meyakini saat ini dan diwaktu yang akan datang bahwa Pancasila tetap menjadi solusi bagi bangsa Indonesia. Untuk itu, kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI dimanapun bertugas dan berada. Pancasila bukan untuk dipelajari dan dihapalkan, tetapi Pancasila harus diamalkan dan diterapkan agar dalam sikap, tutur kata dan perbuatan sehari-hari tercermin nilai-nilai Pancasila. Pendek kata setiap “perbuatan yang baik dan benar itu adalah cerminan warga negara Indonesia Pancasilais. Sebagai Prajurit Sapta Marga dan PNS yang berpanca Prasetya Korpri tentunya kita wajib hukumnya untuk memulai memelopori memberie contoh dan tauladan “berbuat yang terbaik dengan cara yang baik dan benarbaik dalam kedinasan maupun dalam lingkungan kemasyarakatan.

Usai pelaksanaan upacara Hari Lahir Pancasila Kasrem 033/WP memberikan Jam Komandan dengan menekankan disiplin kepada anggota yang harus tetap di jaga setiap saat. Hadir dalam pelaksanaan Upacara tersebut Seluruh Kasi Korem dan anggota Makorem, Kompi E Yonif 134/TS serta PNS Makorem 033/WP. (Penrem 033/WP).

 

Iklan

Komentar ditutup.