KASDIM 0317/TBK HADIRI RAPAT KORDINASI DI LANAL TBK

Presentation1Kodim 0317/TBK, Senin 1 Agustus 2016. Kasdim 0317/TBK hadiri Rapat kordinasi di Aula Yos Sudarso Mako Lanal TBK Jl. Nusantara Kel. Balai Kota Kab. Karimun telah dilaksanakan acara diskusi Focus Groud Discussion (FGD) Litbang Pengamanan Selat Malaka Dalam rangka mendukung Pertahanan Negara dipimpin Kapuslitbang Kemhan RI Laksma TNI Ir. Agus Rustandi Meng Sc. MMDS dihadiri oleh Asops Lantamal IV Tg. Pinang Kolonel M. Sihombing, Asintel Lantamal IV Tg. Pinang Kolonel Laut Iwan, Kolonel Kav. Ahmad Saefuddin (Staf Ahli Litbang Kemhan RI) Letkol Laut B. Beno Dantim Intel Lantamal IV Tg. Pinang, Mayor Inf S. Manurung (Kasdim 0317/TBK), Kompol Andreas (Wakapolres TBK), Bapak Revi (Kanwil DJBC Kabid P2), Bapak Hairuddin KPPBC, Bapak Fery Kurniawan (Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kab. Karimun), Bapak Afrian Kabid Laut Dishub Kab. Karimun, Bapak Ariandy (Kadishub), Bapak Kaerul (Kasi Gamat KSOP), Bapak Jaki Mukthar (Kasatkep PDKP TBK), Bapak Kinia/Bob (Ketua Lasak), Para Perwira Staf Lanal dan tamu undangan sebanyak 45 orang. Dapat dilaporkan sbb:

Adapun Topik pembahasan Focus Groud Discussion (FGD) sbb:

  1. Bagaimana Posisi strategis dalam mendukung pengamanan Selat Malaka.
  2. Bagaimana Strategis Instansi yang ada di TBK untuk mendukung terciptanya keamanan di selat malaka.
  3. Bagaimana Modus penyelundupan yang sering terjadi diperairan TBK.
  4. Bagaimana Keefektivitasan operasi Gerhana Bea Cukai.
  5. Bagaimana teknis pelaksanaan Paktor yang ada di Bea Cukai dan TNI AL.
  6. Bagaimana pemahaman daerah instansi dengan pengamanan Selat Malaka dalam rangka mendukung Pertahanan Negara.
  7. Bagaimana peran Nelayan yang ada di TBK untuk pengamanan Selat Malaka.
  8. Apakah perly dibentuk Dewan/Lembaga khusus untuk menangani permasalahan di Selat Malaka.

* Kata sambutan Kapuslitbang Kemhan RI Laksma TNI Ir. Agus Rustandi Meng Sc. MMDS sbb:

– Terkait dengan maraknya kegiatan pelanggaran di daerah khususnya di Selat Malaka akan menjadi ancaman sistem pertahanan keamanan negara Non militer.

– Maraknya pengelolahan asing di pulau-pulau dengan Wisatan sebagai contoh pulau manis terkait isu kepemilikan pulau tersebut, sihingga dinilai dari segi pertahanan negara dapat mengancam pertahanana negara dengan data intelijen proses cara masuk, daerah operasi dan sumber daya alam yang ada disetempat.

* Kata sambutan Asops Lantamal IV Tg. Pinang Kolonel M. Sihombing sbb:

– Ancaman negara dapat terjadi dari segi Non militer dan militer terkait maraknya kegiatan yang terjadi di Selat Malaka antara lain penyelundupan, pencurian, Perompakan makan akan lebih berdominan terjadi ancaman Non Militer.

– Kegiatan padatnya di selat Malaka dilakukan karena kebutuhan masyarakat yang ada di darat perekonomian masyarakat pesisir yang tinggi sehingga masyarakat berusaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

– Kurangnya Kombinasi antar istansi pemerintah dengan para lembaga intansi yang berkompeten dapat berdampak terjadinya kendala dilapangan pada saat penindakan di Laut Khususnya di

– Permainan pengusaha

* Tanggapan Danlanal TBK sbb:

– Wilayah Lanal TBK Khususnya Kab. Karimun meruapakan Pintu keluar masuknya jalur perdangan diindonesia khusus di selat malaka, dengan demikian tidak menutup terjadi berbagai pelanggaran di jalur lintas laut upaya yang sudah dilakukan patroli laut sesuai jadwal yang sudah ditentukan.

– Batas perairah diselat Malaka menjadi permasalahan yang sudah lama belum terselesaikan karena belum setiap beberapa waktu kedepan dapat berubah-ubah sehingga anggota Patroli menjadi permasalahan yang timbul.

* Tanggapan Bapak Revi (Kanwil DJBC Kabid PSO) sbb:

– Patroli laut yang dilakukan DJBC dilakukan sesuai jadwal namun dalam pelaksanaannya kurangnya koordinas sehingga terjadi miskomunikasi dilapangan dalam menindak kapal-kapal yang melalukan pelanggaran hukum di Laut khususnya di Selat Malaka.

– Sinergitas antar intansi terkait dengan lembaga penegak hukum di laut menjadi jalan satu-satunya untuk menghindari permasalahan yang akan muncul di lapangan.

Iklan

Komentar ditutup.