KODIM 0317/TBK MENGHDIRI PELANTIKAN PENGURUS DPK GEPENTA

Presentation1.jpgKodim, 0317/TBK, 08/10, Pasi Inteldim 0317/TBK mewakili Dandim menghadiri Pelantikan 19 orang pengurus DPK-Gapenta (Gerakan Nasional Peduli Anti Narkoba, Tawuran dan Anarkhis) Wilayah Kab. Karimun oleh Ketua Umum Gepenta DR. Drs. Parasian Simanungkalit, SH.MH. Dalam kegiatan tersebut Ketua Umum Gepenta dalam Sambutan menyampaikan Keberadaan GAPENTA, hendaknya dapat meniadakan peredaran Narkoba di Karimun. Kita ciptakan Karimun bebas Narkoba, tolak Narkoba dan cegah Tawuran dan tindakan Anarkhis. Pelantikan sebanyak 19 orang pengurus DPK-Gepenta periode 2016 s.d 2021 oleh DR. Drs. Parasian Simanungkalit, SH. MH. Sambutan dari Asisten II Bupati Karimun Sdri. Sensissiana, intinya : Di Karimun Insha Allah tidak ada tawuran dan anarkhis, namun Narkoba ada. Daratan karimun hanya 4 %, sedangkan 96 % lagi adalah lautan yang menjadi pintu pintu masuknya Narkoba. Pada jaman Pak Nainggolan sebagai Kapolres, Karimun sudah berkomitmen dengan istilah Karimun Bersinar (Karimun Bersih Narkoba). Namun, peredaran Narkoba berada pada ranking ke – 2 se-Propinsi Kepri dan ranking ke – 4 untuk Nasional. Komitmen ini bukan lips service, namun tetap saja ada yang tertangkap memakai narkoba. Kapan narkoba hilang dari Karimun ? Kami tidak tahu ! Hendaknya, kehadiran GAPENTA bisa membuat Karimun tidak lagi menjadi rangking 2 peredaran Narkoba di Kepri, justru Karimun terbebas dari Narkoba.

  1. Sambutan dari DR. Drs. Parasian Simanungkalit, SH.MH (Ketua Umum Gepenta), intinya : Pasca reformasi, Presiden Gusdur mengatakan bahwa banyak anggota TNI dan Polri yang terlibat Narkoba. Kemudian bergulir menjadi sebuah perkiraan bahwa 5 s.d 10 tahun kedepan, Indonesia akan berhadapan dengan ancaman Narkoba, Tawuran dan Tindakan Anarkhis. Visi GEPENTA adalah ciptaan Mabes Polri, yaitu Aman, damai, makmur dan sejahtera untuk tetap tegaknya NKRI. Sedangkan Misi GEPENTA adalah Memasyarakarkan GEPENTA dan mengGEPENTAkan masyarakat. GEPENTA Karimun merupakan urutan ke 359 dari seluruh Indonesia dan akan didirikan lagi sampai ke level RT. Karimun merupakan tempat transit Narkoba dari Malaysia, India dan Pakistan, kemudian dibawa menuju daerah-daerah di Indonesia. Kapolres dan Dandim hendaknya menggerakkan rakyat Kqrimun untuk menjadi anggota GAPENTA, guna mendeteksi masuknya Narkoba ke Indonesia. Dengan demikian akan tercipta Rakyat yang anti Narkoba, anti Tawuran dan anti tindakan Anarkhis. TNI memiliki kewenangan dalam penanganan kejahatan super (extra ordinary crime) khususnya Narkoba terkait tertangkap tangan, kemudian disalurkan kepada penyidik Polri. TNI wajib menjaga markas markasnya terbebas dari Narkoba.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Bupati Karimun (diwakili Asisten II), Dandim 0317/TBK (diwakili), Kapolres TBK (diwakili Wa Kapolres TBK), Ka BNNK Karimun (diwakili Sdr. Akmal) dan sebanyak 30 orang undangan.

Iklan

Komentar ditutup.