Anggota Makorem 033/WP Menyimak & Menyaksikan Pemutaran Video Peringatan Hari Santri Nasional

Presentation1.jpgAnggota Makorem 033/WP, menyimak dan menyaksikan Pemutaran Video Amanat Panglima TNI peringatan Hari Santri Nasional di Tugu Proklamasi Jakarta pada beberapa hari lalau, Kasrem 033/WP Kol Inf Faharuddin dalam memberikan Jam Komandannya juga menjelasakan dengan rinci kepada anggota tentang Amanat Panglima TNI pada peringatan Hari Santri Nasional tersebut di antaranya : Dalam penggunaan Media Sosial diharapkan para Prajurit harus arif dan bijaksana guna menghindari penyalagunaan oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab.
– Setiap Prajurit yang memiliki Media Sosial harus dengan cerdas dengan tidak mengomentari kebijakan Pemerintah ataupun Satuan untuk menghindari penilaian negatif Masyarakat kepada TNI.
– kepada Prajurit untuk menghindari setiap pelanggaran hukum yang berlaku demi kesejahteraan keluarga dan kedinasan sebagai Prajurit yang masih muda maupun yang menjelang pensiun.
– Diharapakan kepada Prajurit TNI-AD untuk menpedomani kegiatan sehari-hari dengan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI.
Amanat Panglima TNI (Jendral TNI Gatot Nurmantyo) di Kab. Serang sbb:
1. TNI selalu memegang teguh amanat Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 Dan selalu membela ideologi negara, Pancasila Sebagai Bhayangkari negara dan bangsa Indonesia
2. Presiden sebagai Panglima Tertinggi TNI telah memberikan amanat pada TNI, pada HUT TNI ke 70 tanggal 5 Oktober 2015, agar TNI meneguhkan jati diri sebagai sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional.
3. Presiden sebagai Panglima Tertinggi TNI telah memerintahkan TNI menempatkan diri sebagai perekat kemajemukan dan menjaga persatuan Indonesia.
4. Sebagai Tentara Nasional, TNI tidak boleh tersekat-sekat dalam kotak suku, agama dan golongan. TNI adalah satu, yakni Tentara Nasional, yang bisa berdiri tegak di atas semua golongan, mengatasi kepentingan pribadi dan kelompok, yang mempersatukan ras, suku, dan agama dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.
5. Presiden memerintahkan agar TNI terus menjaga kebhinneka tunggal ika-an. Karena hanya dengan itu, Indonesia bisa menjadi bangsa majemuk yang kuat dan solid.
6. Panglima Tertinggi TNI juga menekankan bahwa TNI harus berada dalam garda terdepan dalam mengelola dan menjaga bhineka tunggal ika.
7. Untuk itu, sebagai alat negara, TNI tidak akan mentolerir gerakan-gerakan yang ingin memecah belah bangsa, mengadu domba bangsa dengan provokasi dan politisasi SARA.
8. TNI akan menjadi garda terdepan untuk menghadapi setiap kekuatan yang ingin mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.
9. Diharapkan kepada Prajurit TNI dimanapun bertugas berpesan sbb:
– Tegakan kesatuan Komando dan jangan ragu bertindak untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.
– Para panglima dan komandan titip prajuritmu mereka adalah anak anaku, pimpin mereka dengan segenap hati dan pikiranmu.
Amanat Panglima TNI dalam Hari Santri Nasional sbb:
– Menjelaskan bahwa Kemerdekaan Negara Indonesia tidak diberikan oleh penjajah namun melalui jalan perebutan kemerdekaan oleh Masyarakat adalah Orang Tua Kandung dari Tentara Nasional Indonesia.
– yang di gunakan oleh Panglima Besar TNI Sudirman dengan cara khusus Menjaga Kesucian dengan selalu berwudhu, Tidak perna tidak tepat waktu dalam menjalankan sholat 5 waktu, Selalu didasari keikhlasan dan ketulusan dalam menjalankan tugas sebagai Prajurit TNI demi Kepentingan masyarakat.

Iklan

Komentar ditutup.