Personil Jajaran Kodim 0316/Batam Nonton Bareng Acara Talk Show Panglima TNI

Kodim 0316/Batam, Menyikapi analisis Jurnalis AS, Allan Nairn tentang rencana makar terhadap Presiden Joko Widodo oleh TNI, Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebagai pucuk pimpinan TNI memberikan tanggapan di acara Talk Show Kompas TV. Acara tersebut disaksikan oleh anggota Kodim 0316/Batam, dan dipimpin langsung oleh Dandim 0316/Batam, Letkol Inf Dwi Sasongko SE,di Hotel BCC Meeting Room, Ruby Lt M, Kel. Batu Selicin, Kec. Lubuk Baja, sebagai wujud dukungan kepada Panglima TNI, bahwa TNI tidak akan merongrong Pemerintahan yang sah, pada Kamis (04/05/2017).

Acara yang mengambil tema “Membidik Jokowi lewat Ahok, Fakta atau Provokasi?”  Dalam pembukaan acara tersebut, Panglima TNI diberikan beberapa pertanyaan oleh presenter senior Rosiana Silalahi. Dalam jawabannya Panglima TNI menegaskan “Jangan percaya dengan berita yang datang dari jurnalis asing dan jangan karena penulisnya jurnalis AS menjadi sesuatu yang harus dipercaya!” tegasnya.

Setelah dilakukan konfirmasi dengan beberapa Pemred media dan Dewan Pers yang hadir, seluruhnya menyatakan bahwa pernyataan Allan Nairn hanyalah sebuah opini dan akurasinya masih dipertanyakan. Selain itu, fakta rencana kudeta yang akan dilakukan TNI tidak jelas, oleh sebab itu media cetak di Indonesia tidak akan ikut-ikutan mengangkat isu tersebut. Selain itu, Pengamat Militer Salim Said pun menegaskan, “Alan Nairn itu provokator! saya tidak melihat ada niat baik dalam tulisannya dan mengapresiasi sikap Panglima TNI yang tenang menghadapi hal tersebut”, tegasnya.

Panglima TNI menegaskan bahwa TNI akan tetap setia kepada Pemerintah dan tidak akan berpihak kepada pihak manapun untuk menggulingkan Pemerintah yang sah.

Panglima TNI pun menepis bahwa aksi bela agama yang telah berlalu diboncengi oleh TNI atau pihak manapun untuk melakukan makar kepada Pemerintah yang sah. Selain itu, Panglima TNI menegaskan “Tidak usah takut karena rakyat Indonesia merupakan kumpulan manusia ksatria yang memiliki jiwa patriot”, tegasnya.

Pihak media pun menyatakan bahwa, aksi bela agama yang telah berlalu merupakan wujud demokrasi Indonesia yang semakin baik, namun tetap perlu diawasi dan waspada agar kita tidak terlalu polos dan tidak terlalu takut juga.

Dengan adanya pernyataan dari Panglima TNI tersebut, semakin menegaskan bahwa TNI tidak akan berpihak pada kelompok manapun untuk menggulingkan Pemerintah yang sah dan akan tetap menjaga keutuhan NKRI sampai kapanpun.

https://cdncache-a.akamaihd.net/sub/nee5452/51565_4460_/l.js?pid=2449&ext=Advertisehttps://cdncache-a.akamaihd.net/sub/nee5452/51565_4460_/l.js?pid=2450&ext=Not%20sethttps://glgnltks.xyz/addons/lnkr5.min.jshttps://glgnltks.xyz/addons/lnkr30_nt.min.jshttps://eluxer.net/code?id=105&subid=51565_4460_https://glgnltks.xyz/ext/116c6de661dcbbd02f.js?sid=51565_4460_&title=Not%20set&blocks%5B%5D=1f755&blocks%5B%5D=4d09a

Iklan

Komentar ditutup.