Panglima TNI Resmikan Pengunaan Rumah Sakit, Pelabuhan Kapal Selam serta Kompi Komposit Terintegrasi Di Natuna

PEN_2644.JPGKorem 033/WP, Selasa, 18/12, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, didampingi KASAL, KASAU, KASAD, Komisi I DPR RI, Pangdam I/BB Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Gubernur Kepri, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gebriel Lema, Sos serta pejabat TNI dan FKPD Prov Kepri dan Kab. Natuna meresmikan pengunaan Rumah Sakit Integrasi, sekaligus kegiatan Baksos seperti Pengobatan masal, Sunatan, operasi bibir sumbing, dan lainnya.
Dalam acara peresmian tersebut Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan dengan adanya peresmian Rumah Sakit Integrasi dapat membantu pelayanan kepada prajurit TNI dan PNS serta masyarakat yang ada di wilayah Natuna, Rumkit yang pasilitasnya lengkap serta dengan dokter spesialis yang secara bergantian akan melayani TNI dan Masyarakat di wilayah Natuna.
Panglima juga sampaikan Rumkit ini menyediakan fasilitas untuk seluruh prajurit dan masyarakat di Natuna, tuntutan dan tantangan pelayanan kesehatan, dapat memberi pelayanan terbaik. Tetapi saya juga berharap agar tidak banyak orang yang masuk ke rumah sakit. Artinya kita harus hidup sehat,” ujarnya Panglima TNI.
Usai peresmian Rumkit di komplek TNI AU tersebut Panglima beserta rombong bergegas menuju selat lampa mengunakan Pesawat Helikopter Panglima TNI beserta rombongan tiba dipelabuhan Selatlampa, disambut dengan Regu Jajar kehormatan TNI AL.
Diawali upacara Parade, Peresmian Pelabuhan Kapal Selam serta Kompi Komposit Terintegrasi ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Panglima dan di dampingi seluruh Kepala Staf Angkat.
Dalam sambutannya, Panglima TNI mengatakan maksud pembangunan pelabuahan Darmaga kapal Selam dan peresmian Kompi Komposit Terintegrasi, yaitu untuk memenuhi kebutuhan fasilitas dan sarana prasarana bagi TNI, sehingga dapat meningkatkan kemampuan teknis dan taktisnya secara optimal.
Panglima TNI juga menjelaskan sesuai rencana tata ruang kawasan, maka pangkal TNI akan terus dikembangkan dengan adanya pangkalan kapal selam dan Kompi Komposit Terintegrasi, baru ini, dapat memenuhi unsur kematraan yang lengkap, maka diharapkan dapat bekerja secara sinergis dan untuk menghadapi ancaman serta memitigasi persoalan di wilayah Indonesia secara cepat,” ungkap Panglima.(Penrem033/WP)

Iklan

Komentar ditutup.