Dharma Pertiwi Kepulauan Riau Mendukung Gerakan Nasional Memilih Sampah Menjadi Emas

WhatsApp Image 2019-03-01 at 09.37.25.jpegKorem 033/WP, Jumat, 01/03, Dharma Pertiwi Kepulauan Riau melakukan kegiatan Pencanangkan Gerakan Peduli Sampah Nasional. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-55 Dharma Pertiwi di laksanakan di Markas Komando (Mako) Lantamal IV Jalan Yos Sudarso No.1 Batu Hitam Tanjungpinang Kepulauan Riau. Kegiatan tersebut diawali dengan bersih-bersih  pantai Taman Bahari Mako Lantamal IV Tanjungpinang dengan cara memungut sampah  selanjutnya memilah-milah dilanjutkan dengan kegiatan berkarya, berkreasi dan berinovasi dengan cara membuat karya memanfaatkan sampah menjadi kerajinan tangan.

Ketua Dharma Pertiwi Daerah A, Ny. Alin Gabriel Lema pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa gerakan nasional memilah sampah menjadi emas bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan peran aktif mulai dari pribadi organisasi hingga bangsa dalam mengelola sampah untuk mewujudkan Indonesia bersih sampah. Selanjutnya Ketua Dharma Pertiwi Daerah A Kepulauan Riau mengajak kepada semua untuk bergerak bersama serta tidak segan menegur siapapun yang membuang sampah sembarangan atau membakarnya di tempat sampah. Kita dapat memilah sampah menjadi bahan yang dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan menjadi barang yang kreatif juga memiliki daya jual sehingga dapat menambah perekonomian kita, tutur Ketua Dharma Pertiwi Daerah A.

 

Sementara itu pada kesempatan yang sama, selesai acara Gerakan Peduli Sampah Nasional, Ketua Korcab IV Daerah Jalasenastri Armada I (DJA I) Ny. Arsyad Abdullah mengajak Ibu Ketua dan pengurus Dharma Pertiwi untuk meninjau serta menyaksikan panen raya tanaman hidroponik yang ditanam ibu-ibu Jalasenastri berada di halaman Kantor Jalasenastri Korcab IV DJA I.

Turut hadir pada acara tersebut  Wakil Ketua Dharma Pertiwi Daerah A, para Ketua Unsur Dharma Pertiwi sejajaran Kota Kepulauan Riau Daerah A, Pembina Harian Dharma Pertiwi Kota Kepulauan Riau Daerah A. (Penrem033/WP).

Iklan

Komentar ditutup.